About Twilight

Suatu sore sepulangnya aku bekerja, aku mampir kerumah kakakku dikawasan kelapa gading. Saat aku sampai, aku langsung diserbu dengan pertanyaan tentang film2 baru dibioskop, seperti biasa. Tapi kali ini lain. Antusiasnya menceritakan tentang film ini, yang memang aku sempat tidak berniat untuk menonton film horror akhir2 ini, begitu mengundang kecurigaanku. Kakakku terlihat seperti jatuh cinta lagi.

Awalnya, kakakku menceritakan dan menjelaskan jenis film ini dengan mengangkat kata “Vampire”. Yang ada dibenakku (dan pasti semua orang), pasti ini film horror Amerika yang hantunya cuma bisa keluar malam hari (emang ada hantu yang keluar siang2?? Sundel tengah hari bolong kali ya?), dan ini termasuk jenis hantu yang mematikan. Mungkin kalo di Indonesia bisa dibilang genderuwo, pocong atau gak kolor ijo.

Antusias kakakku disukseskan dengan ajakannya padaku untuk menemaninya nonton untuk kesekian kalinya film ini, ke bioskop. Sempat aku bertanya2 kenapa kakakku tidak membuat abonemen untuk menonton bioskop aja ya? Karna siapa tahu bisa lebih murah walau nontonnya berkali2. Kukira juga buy one get one dengan kartunya, tapi ternyata dia sudah terlalu sering nonton bioskop minggu itu, menguras jatah buy one get one – nya demi Vampire.

Akhirnya dengan sedikit  penasaran dan pasrah, aku mau juga menemaninya dengan bayangan semacam kuntilanak dan genderuwo bakal mewarnai malamku hari ini. Sesampainya dibioskop, kami membeli karcis yang ternyata film akan diputar satu jam lagi sejak kedatangan kami. Setidaknya aku masih punya waktu untuk mempersiapkan mental dan ekspresiku nanti saat aku nonton film horror ini. Mudah – mudahan saja aku tidak mual atau kabur dari bioskop saat film, bahkan belum separuhnya diputar. Karna kalu itu terjadi, pasti akan sangat melukai perasaan kakakku yang sensitive itu (“yeah, sensitive,,,penyuka film horror”, benakku saat itu).

Akhirnya film diputar (ternyata otakku masih memikirkan cara – cara bagaimana menghindari film ini. Ya! Aku takut!! Dengan nekat aku memikirkan cara untuk pura – pura asik dengan popcorn atau untuk tidur dibioskop selama film diputar). Sangat mengejutkan, karna aku masih bisa bertahan saat film belum separuhnya diputar (Yeah setidaknya tidak ada setan atau genderuwo atau mungkin manusia di Indonesia yang seganteng ini. Uups,,kecuali pacarku. Haha. Pacarku manusia loh, aku masih Normal!). Ternyata vampire ini mengusik kesetiaanku juga (easy honey, you still the one I want). Aku begitu menyimak dan mengagumi setiap adegan – adegan yang diputar, sambil sedikit melirik orang disebelahku yang terus menatapku dengan senyum kemenangan (Ok, Sist. You Win!)

Saat film selesai diputar, sepertinya kegilaan kakakku sudah menular padaku. Akhirnya aku tahu bahwa film ini berdasarkan novel, seperti halnya Harry Potter. Dan memang setelah aku membaca buku Harry Potter, bukunya jauh lebih menarik dibanding dgn filmya. Begitu juga pandanganku untuk film Twilight.

Untungnya kegilaanku masih belum melebihi kakakku. Dan betapa bahagianya aku, saat keluar dari bioskop dia mengajakku ke toko buku untuk membeli buku semua seri Twilight dan bahkan memesan langsung seri terakhir yang akan terbit dua bulan setelah film ini diputar dibioskop. Dirumah, langsung kubabat habis buku2 yang sudah dibeli kakakku. Dan benar saja, bukunya lebih seru dibanding filmnya.

Aku langsung menyukai buku2 itu, sampai berkali2 membacanya ulang, sama halnya dengan aku menyukai Harry Potter. Ya, walaupun menurutku J.K Rowling masih lebih unggul, tapi aku mengerti bahwa kedua novel ini memang berbeda. Yang satu menceritakan kisah cinta, yang lainnya menceritakan tentang dunia sihir. Dan memang keduanya tidak menceritakan kisah nyata, tapi banyak pelajaran yang bisa diambil dari keduanya. Mungkin pengarangnya memang mengikuti tata cara menulis yang baik dengan mencantumkan nilai2 dan norma2 kemanusiaan yang bisa diterima akal sehat. And I ‘m so thanks for them to make me so crazy like this.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.